.
.
Showing posts with label Article. Show all posts
Showing posts with label Article. Show all posts

Teknologi Pertanian Hemat SDA

Teknologi Pertanian, Pertanian Berkelanjutan
"Menerapkan teknologi dan keanekaragaman pertanian selamatkan sumber daya alam dan lingkungan" Kesimpulan ini muncul dari penelitian Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) dan mitranya yang dirilis Selasa (15/7). Berbagai metode dan teknologi pertanian baru juga ditemukan dalam penelitian ini .

Dari penelitian yang dilakukan di India dan Uganda ini terungkap, pertanian yang beragam – yang tidak hanya didominasi padi namun juga dengan mengembangkan jagung, kapas, tebu, kacang-kacangan, sayuran dan buah-buahan – serta agroforestri akan mampu menghemat 1,58 juta hektar meter (15,8 miliar meter kubik) air per tahun.

Saat praktik dan teknologi lain – seperti penggunaan laser untuk menyamakan ketinggian lahan, pola pembibitan langsung di lahan pertanian, pemakaian tensiometer (alat pengukur kelembapan tanah) untuk menentukan kapan lahan memerlukan pengairan dan menghindari pembajakan tanah (zero tillage) – diterapkan, jumlah air yang bisa dihemat akan meningkat hingga 2,3 juta hektar meter (23 miliar meter kubik) per tahun.

Pemerintah saat ini terus menghadapi tantangan produksi pangan secara efisien guna mengurangi tekanan terhadap sumber daya air, lahan, lautan dan ekosistem lain, seiring dengan peningkatan jumlah penduduk.

Produksi pangan saat ini bertanggung jawab atas lebih dari 70% konsumsi air tawar dan 80% deforestasi yang terjadi di dunia. Sehingga produksi pangan menjadi penyebab utama kerusakan keanekaragaman hayati dan hilangnya spesies.

Praktik pertanian yang tidak berkelanjutan merusak lebih dari 20% lahan pertanian dan 30% wilayah hutan yang terus mengalami degradasi. Sistem produksi pangan dan pertanian juga mengonsumsi 30% energi yang dipakai oleh penduduk di bumi.

Menurut UNEP, produksi pangan sangat tergantung pada ekosistem alami dan keanekaragaman hayati. Jika ekosistem ini tidak berfungsi – misalnya sistem penyerbukan alami – maka kondisi lahan dan produksi pangan yang sehat tidak akan terwujud.

Demikian artikel tentang Teknologi Pertanian Hemat SDA semoga bermanfaat.

Sumber: hijauku.com

Agribisnis Masa Kini

Agribisnis Masa Kini
Agribisnis merupakan cara pandang baru terhadap dunia pertanian, pertanian yang semula dipandang sebagai propesi yang tidak menjanjikan kini berubah seiring dengan berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan khususnya di Indonesia. Pertanian yang semula dikategorikan "Miskin, dekil, kotor, bodoh", dengan adanya timbul kesadaran dari semua pihak akan pentingnya dunia pertanian bagi kelangsungan hidup manusia dan berdampak nyata terhadap keamanan dan ketahanan pangan negara, dengan sedemikian hingga pemerintah mulai mengeluarkan regulasi-regulasi yang pro terhadap pertanian. Seperti halnya pemerintah mencanangkan kebun nasional manggis dan durian yang sampai saat ini menjadi produk unggulan diantara produk lainnya yang berhasil menembus pasar dunia.

Dalam konteks Indonesia, petani memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi. Selain karena kepemilikan lahan yang sangat kecil serta lemahnya akses terhadap berbagai input pertanian serta keterbatasan akses pada pasar dan pengolahan hasil pertanian, petani juga memiliki pengetahuan dan ”know how” yang sangat minim tentang strategi adaptasi produksi pertanian terhadap perubahan iklim global. Tampaknya tidak mungkin bagi petani diharapkan mencari strategi sendiri. Pemerintah sebagai penyedia public goods harus mampu mendukung petani beradaptasi terhadap perubahan iklim global.
Keberhasilan program peningkatan produksi padi yang telah mengantarkan Indonesia meraih swasembada beras pada tahun 1984 tidak dapat dipisahkan dari implementasi berbagai program intensifikasi yang didukung oleh teknologi Revolusi Hijau. Selain air irigasi, teknologi pemupukan, dan komponen teknologi lainnya, Revolusi Hijau juga mengandalkan pengembangan varietas unggul padi berdaya hasil tinggi (high yielding variety).
Di satu sisi, Revolusi Hijau telah berhasil meningkatkan produksi padi secara meyakinkan. Di sisi lain, Revolusi Hijau memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki, antara lain:
1.      upaya peningkatan produksi padi lebih bertumpu pada lahan sawah irigasi
2.      intensifikasi lebih diarahkan pada penggunaan input tinggi,
3.      kelenturan terhadap cekaman lingkungan rendah,
4.      kelestarian sumber daya lahan dan lingkungan kurang mendapat perhatian, dan
5.      sistem produksi belum mampu memberikan kesejahteraan secara optimal kepada petani.
Perlunya Revolusi Hijau Baru atau Revolusi Hijau Lestari (Evergreen Revolution) untuk memacu kembali laju peningkatan produksi pangan. Revolusi Hijau Lestari menggunakan teknologi yang padat iptek sebagai instrumen utama.

Rumus Mencari Jodoh dari Tuhan

"Rumus Mencari Jodoh dari Tuhan" Kalau anda baca buku Ippho Santosa atau nonton acara Mario Teguh, kedua orang ini sering bilang, pentingnya memantaskan diri dalam segala hal, termasuk dalam urusan jodoh. Apa yang mereka ucapkan sepertinya sederhana, tapi sebenarnya kalimat memantaskan diri itu adalah penerjemahan dari firman Tuhan ke dalam bahasa sederhana. 
Bahasa memantaskan diri, dikembangkan dari logika Al-Qur’an yang menetapkan adanya hukum berpasang-pasangan, dan sebab-akibat. Keberadaan hukum inilah yang harus dipahami oleh semua orang untuk mewujudkan segala impiannya termasuk urusan jodoh. Silahkan ini ketentuan dari Tuhan yang wajib anda pahami itu.
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). (An Nuur:26)
Dari ayat di atas, sudah jelaskan ada dua hukum yang bisa kita pahami yaitu berpasangan.
HUKUM BERPASANGAN
LAKI-LAKI KEJI BERPASANGAN WANITA KEJI
WANITA KEJI BERPASANGAN LAKI-LAKI KEJI
HUKUM LOGIKA (SEBAB AKIBAT)
(SEBAB) LAKI-LAKI KEJI  (AKIBANTNYA) DAPAT WANITA KEJI
(SEBAB) WANITA KEJI  (AKIBANTNYA) DAPAT LAKI-LAKI KEJI
Sekarang Anda sudah diberi aturan atau hukum oleh Tuhan, dan Tuhan mengembalikan kepada usaha Anda sendiri. Kata Tuhan sesungguhnya suatu kaum tidak bisa mengubah keadaan kecuali diri sendiri yang mengubahnya. 
Berpegang pada hukum di atas, apa yang HARUS anda lakukan SUPAYA DAPAT JODOH TAMPAN, MAPAN, DAN BERIMAN? Jawaban Ippho Santosa dan Mario Teguh adalah MEMANTASKAN DIRI agar berpasangan dengan pasangan yang Anda cita-citakan. Logis bukan? 
Jodoh Anda adalah yang pantas untuk anda. Kalau Anda kikir itu sebabnya Anda dipasangkan dengan wanita atau laki-laki kikir. Jika anda rajin sedekah, pasangan Anda pasti laki-laki atau wanita kaya dan sholeh. Kalau Anda aslinya suka berjinah, itu sebabnya Anda dipasangkan dengan laki-laki atau wanita penjinah. 
Untuk mendapatkan jodoh berwajah cantik, tidak perlu wajah tampan. Kecantikan atau ketampanan wajah bukan syarat satu-satunya orang memilih pasangan. Tidak semua orang cantik dan tampan, tapi ada kecantikan dan ketampanan yang bisa dimiliki oleh semua orang. Kecantikan dan ketampanan itu adalah berbagai macam kecerdasan yang dimiliki oleh setiap orang. Untuk dapat wanita berwajah cantik tak perlu tampan, dan untuk laki-laki berwajah tampan tak perlu cantik.
Bagaimana cara memantaskan diri agar anda berpasangan dengan pasangan yang pantas? Kembangkan bakat Anda, tekuni sampai menjadi Ahli. Taatilah segala perintah Tuhan mu, karena Tuhan mu lah yang mengembangkan dan menyusutkan bakat-bakat mu. Ketaatan kepada Tuhan adalah kecantikan dan ketampakan yang hakiki.
Jadi silahkan buktikan hukum ini, apakah Tuhan mu salah? Dia-lah yang Maha Mengetahui dan Maha Luas Pengetahuannya. Sekarang tentukan jodoh Anda!
Salam sukses dengan Logika Tuhan

By:
Kang Master

Fadilah Baca Quran Surat Al-Waqi'ah

manfaat baca surat al waqiah
“Siapa yang sering membaca surat Al Waaqi’ah, maka Allah akan memudahkan rejekinya”, begitulah ustad-ustad mengajarkan kepada kita. Para ustad juga menetapkan waktu-waktu tebaik membaca surat Waaqi’ah. Misalnya, dibaca setiap habis shalat lima waktu satu kali, khusus sehabis shalat ashar tiga kali. Tidak lupa dibaca juga pada saat habis melaksanakan shalat tahajud.

Pertanyaannya, mengapa para ulama mengaitkan surat Al Waaqi’ah dengan KEKAYAAN? Mengapa tidak surat Al Fatihah, Al Baqarah, At Thalaaq, atau An Nisaa? Untuk sekedar menjawab kepenasaran, kita harus melihat isi surat Waaqi’ah?

Kenyataannya banyak orang (sebelumnya termasuk penulis) yang tidak mengerti, mengapa harus baca surat Al Waaqi’ah ketika mau jadi orang kaya. Padahal setelah dibaca artinya, surat Al Waaqi’ah sebagian besar berbicara tentang kejadian kiamat dan kehidupan akhirat.

Secara harfiah arti Waaqi’ah adalah kiamat. Substansi dari surat Al Waaqi’ah berbicara tentang kepastian dan dahsyatnya terjadi kiamat. Kemudian manusia terbagi menjadi tiga golongan. Sebelum terbentuk tiga golongan, dipisah dulu menjadi dua golongan yaitu golongan kanan dan kiri. Lalu golongan kanan terbagi menjadi tiga golongan yaitu sebagian besar golongan awal, sebagian kecil golongan akhir, dan sebagian besar golongan paling akhir.

Golongan kanan adalah orang-orang yang didekatkan kepada Allah. Segala yang dikerjakan golongan kanan akan dibalas dengan kebahagiaan. Sedangkan golongan kiri adalah mereka yang di dunia hidup bermewah-mewahan dan terus menerus melakukan dosa besar. Kehidupan mereka tidak akan menemukan kesejukan dan tidak menyenangkan sama sekali.

Lalu Tuhan memerintahkan para calon orang kaya untuk berpikir dan membuktikan, siapakah yang menurunkan air hujan? siapakah yang menumbuhkan tanaman? terangkan bagaimana nutfah dipancarkan? Siapakah yang menciptakan manusia? Orang-orang yang didekatkan kepada Tuhan, akan menjawab semuanya berada di atas kekuasaan Tuhan.

Esensinya, mengapa para ustad atau ulama menyuruh para calon orang kaya untuk membaca, dan  memahami, surat Al-Waaqi’ah. Belajar dari isi surat Al Waaqi’ah, ada persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon orang kaya.

Pertama; para calon orang kaya harus yakin bahwa di masa depan ada kehidupan akhirat. Di masa depan (akhirat), hidup manusia pasti ditentukan masa lalunya yaitu semasa hidup di dunia. Apa-apa yang dikerjakannya di masa lalu (dunia) akan diperoleh akibatnya di masa depan (akhirat).

Kedua; para calon orang kaya, harus menghindari sikap berlebihan dan menyekutukan Tuhan (dosa besar). Banyak bukti (di negara-negara maju), kekayaan bisa mengalihkan ketaatan manusia kepada Tuhan (Atheis), dan bermewah-mewahan (hidup serakah melebihi batas dari kebutuhan).

Ketiga; para calon orang kaya, harus punya keyakinan kuat, bahwa semua kemungkinan yang terjadi ada dalam kehendak dan kekuasaan Tuhan. Jangan mencari kekayaan di luar jalan yang telah ditentukan Tuhan seperti pesugihan (persekutuan dengan selain Tuhan).

Tuhan sangat tegas, agar manusia yakin terhadap kekuasaan-Nya. Bentuk ketegasan itu dikemukakan dalam bentuk sumpah Tuhan dengan tempat beredarnya bintang-bintang.

Keempat; para calon orang kaya, jangan anggap remeh apa yang telah diwahyukan Tuhan dalam Al-Qur’an. Semua yang ditetapkan Tuhan itulah kenyataannya.

Dari keempat syarat para calon orang kaya di atas, hal yang paling esensi untuk dimiliki para calon orang kaya adalah benar-benar berkeyakinan dengan memastikan (absolut) datangnya hari kiamat dan adanya alam akhirat di masa mendatang. Keyakinan terhadap datangnya kiamat dan alam akhirat, akan memanjangkan harapan hidup orang-orang kaya yang bukan hanya sekedar berorientasi pada kehidupan dunia semata, tetapi lebih visioner ke depan yaitu akhirat.

Maka orang-orang kaya yang visi hidupnya menjangkau akhirat tidak akan berbuat berlebihan di dunia dan akan terhindar dari perbuatan dosa besar (menyepelekan Tuhan). Dengan demikian, orang kaya yang visi hidupnya sampai akhirat akan berani berkorban dengan kehidupan dunianya demi mempertahankan visi hidupnya di akhirat. Bagi orang-orang kaya yang punya visi akhirat, urusan-urusan yang oreintasinya dunia semata menjadi sepele. Sedangkan urusan dunianya yang bervisi akhirat menjadi urusan-urusan besar. Orang-orang kaya seperti ini akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan dengan harta kekayaan yang dimilikinya untuk sebuah visi akhiratnya.

Inilah moralitas para calon orang kaya yang akan didekatkan kepada Tuhan. Sesungguhnya kekayaan itu adalah salah satu alat untuk mencapai kehidupan bahagia dunia dan akhirat. Siapa yang menjadikan kekayaan sebagai alat kebahagiaan di dunia, maka dialah orang-orang rugi di masa mendatang (akhirat).

Bacalah kekayaan yang kamu miliki atas nama Tuhan Mu, siapakah yang menciptakan kamu dari setetes mani? Tuhanlah yang melapangkan rezeki dan menyempitkannya. Bersyukurlah dengan apa yang telah Tuhan berikan kepada mu. Berusaha keraslah supaya kamu yakin adanya akhirat.

Semoga Anda sekalian menjadi orang-orang kaya, dan jadikan kekayaan Anda untuk menggapai visi Anda di akhirat bukan di dunia.  Dengan demikian Isnya Allah dunia mu sejahtera.

Salam sukses dengan logika Tuhan.
By: Kang Master

Logika Tuhan: Mengapa Orang Merantau Kebanyakan Sukses?


Kalau sempat coba amati oleh Anda, para perantau lebih banyak sukses dari pada penduduk setempat, kisah kisah orang sukses selalu ada masa merantau yang dilaluinya di kota besar, kota kecil, para perantau lebih banyak menguasai ekonomi di Jakarta, Bandung, banyak kita dengar kisah sukses orang-orang rantau.

Di Jakarta, kita kenal kisah si Doel penduduk setempat yang mulai tersisih oleh perantau di Bandung, perguruan tinggi ternama banyak dimasuki para perantau sektor sektor ekonomi kota-kota besar digerakkan oleh perantau jabatan-jabatan penting di tempati oleh perantau.

Para entreprenur meyakini kalau mau sukses harus berani merantau mengapa para perantau bisa lebih sukses? ternyata Tuhan sudah menetapkan hukum dalam kehidupan ini. yo kita baca sumber hukum-Nya.

"Barang siapa berhijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan rezeki yang banyak" .(An nisaa:100)

Kita baca pakai logika ya, berdasarkan sumber hukum di atas, jawab pertanyaan ini
apa sebab rezeki seseorang banyak?

jawab: sebabnya hijrah

Siapa yang akan memiliki tanah yang luas

jawab: mereka yang hijrah

Hijrah adalah pindah tempat merantau atau pindah tempat sama artinya dengan hijrah bagaimana Nabi Muhamaad saw bisa menguasai mekah?

jawab: Nabi Saw sebelumnya telah berhijrah ke Madinah

Inilah ketetapan yang bisa kita namakan sebagai logika Tuhan berdasarkan keterangan-Nya, penyebab dari ksesuksesan itu adalah hijrah, hijrah adalah penyebab rezeki yang banyak, inilah jawaban mengapa orang-orang rantau kebanyakan sukses

wallahu 'alam

salam sukses dengan logika Tuhan

By:

Kang Master